Perayaan Tahun Baru Imlek 2018

Perayaan Tahun Baru Imlek selalu dirayakan di D. I. Yogyakarta setiap tahunnya. Tempat yang terkenal merayakan imlek di Yogyakarta yaitu di pecinan Jl. Malioboro,  tepatnya di Kampung Ketandan. Setiap imlek kampung ketandan selalu merayakan dengan mengadakan pawai sepanjang Jl. Malioboro seperti barongsai dan lain-lain.  Sedangkan di kampung ketandan sendiri akan membuka pasar malam yang biasanya diadakan selama seminggu.

Di pasar malam kampung ketandan akan menjual aneka busana, mainan, aksesoris ber ikon imlek. Tak lupa juga di pasar malam tersebut akan menjajakan aneka kuliner khas tionghoa hingga jajanan unik yang jarang kita temukan. Karena mayoritas orang cina non muslim, jangan kaget bila banyak pedagang yang menjajakan kuliner dengan bahan baku daging babi karena orang cina selalu merayakan imlek tidak lengkap bila tidak makan daging babi.

Imlek adalah hari raya orang cina, namun tidak sedikit juga masyarakat muslim yang mengunjungi pasar malam kampung ketandan. Meskipun banyak pedagang yang menjajakan makanan non halal, tidak membuat masyarakat muslim ragu untuk datang dikarenakan pedagang sudah memasang tanda bila bahan baku masakan mereka terbuat dari daging babi dan juga ada pedagang yang menyediakan kuliner yang bertanda 100% halal meskipun yang menjajakan adalah orang non muslim. Tidak sedikit juga pedagang muslim yang ikut menjajakan dagangan mereka di pasar malam tersebut, sehingga keraguan bagi masyarakat muslim tidak ada lagi. Ini juga menandakan toleransi beragama masih di jalankan bagi semua orang, tanpa perselisihan dan saling merugikan.


Pedagang yang menyediakan bahan baku daging babi menggunakan tanda, agar masyarakat muslim bisa tau bahwa makanan yang dijajakan untuk non muslim. 


Pedagang non muslim yang ikut menjajakan dagangan mereka di pasar malam tersebut tanpa bahan baku babi dan menjamin kehalalan. 


Masyarakat muslim juga ikut menikmati acara imlek di pasar malam kampung ketandan. 


Para pedagang yang menyediakan makanan yang halal dan non halal, saling bersisihan tanpa perselisihan. 


Suasana kampung ketandan di pasar malam, yang ramai pengunjung pada saat malam hari. 



Masyarakat sangat menikmati acara pasar malam tersebut dengan meriah dan kesenangan. 


Komentar

Postingan Populer